3.03.2011

Natural Peeling, Mungkinkah?

Peeling/pengangkatan sel kulit mati secara alamiah merupakan sebuah cara yang efektif, lembut dan sehat untuk mengelupas kulit Anda. Pengelupasan kulit kerap dianggap sebagai sebuah proses alamiah. Namun seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan pengelupasan alamiah juga akan makin memudar.

Jadi untuk mempercepat proses ini kita bisa menggunakan beberapa bahan natural seperti gula, garam, kacang, enzim Jamur Mucor Miehei atau material kimia semisal asam salicyl & asam glycolic.

Keuntungan Natural Peeling
Pengelupasan kulit secara alamiah akan mempengaruhi kelembutan lapisan kulit dan akan berimbas pada pertumbuhan sel baru. Bahkan, Natural Peeling yang ringan akan menjadikan kulit lebih lembut, halus dan menyamarkan bintik-bintik di wajah. Saat menjalankan proses ini, pori-pori juga akan menjadi bersih agar kulit siap mengadopsi berbagai jenis perawatan kulit.

Pengelupasan kulit secara alami merupakan sebuah keharusan, pasalnya akan membantu kulit untuk menyerap nutrisi-nutrisi penting ke dalam aliran darah. Selain itu, berbagai resiko yang harus dialami saat melakukan Chemical Peeling, seperti iritasi kulit yang akan membuat wajah memerah, bengkak-bengkak di area muka, juga tidak akan terjadi pada perawatan dengan Natural Peeling.

Ada beberapa material alami yang bisa digunakan untuk Natural Peeling. Mulai dari bubuk kacang-kacangan, gula, Oatmeal/bubuk gandum bahkan enzim Jamur Mucor Miehei. Beberapa bahan berikut ini bisa dipakai untuk membantu pengelupasan kulit secara natural.

Oatmeal/ Bubuk Gandum:
Bisa digunakan untuk masker wajah. Bahan ini memiliki efek
pelembab walaupun sedikit lengket. Haluskan oatmeal dan campur dengan sedikit air. Oleskan pada wajah.

Gula:
Kemampuan alaminya untuk mengelupas kulit cukup mencengangkan. Campurkan gula dengan sedikit minyak zaitun. Gunakan spt memakai scrub.

Garam:
Kemampuan scrubingnya tergantung pada dimensi butirannya. Garam memiliki kemampuan untuk menyembuhkan, namun hindari bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Baking soda:
Merupakan pengelupas kulit yang ideal untuk memperbaiki tekstur kulit.

Enzim Jamur Mucor Miehei:
Mengadaptasi proses penggantian kulit secara alami, hingga proses Peeling sangat aman dan tidak menyakitkan.

sumber : sehatplus.com

Mengenal Lebih Jauh Chemical Peeling

Apakah hadirnya bercak-bercak hitam, kulit kusam akibat paparan matahari, kerutan hingga garis halus di sekitar bibir dan mata mengganggu Anda? Kini makin banyak perawatan pengelupasan kulit wajah yang dikenal dengan Chemical Peeling ditawarkan di berbagai salon ataupun klinik kecantikan.

Apa sih sebenarnya Chemical Peeling itu?
Proses Chemical Peeling dilakukan melalui beberapa tahap dan wajib ditangani oleh dokter ahli.
  • Wajah akan dibersihkan dari segala jenis kotoran dan minyak.
  • Mengaplikasikan bahan kimia, seperti glycolic acid, trichloroacetic acid, salicylic acid, lactic acid, or carbolic acid (phenol).
Sebelum perawatan, dokter akan meminta pasien untuk menghentikan segala konsumsi obat dan antibotika agar proses berjalan cepat. Dan sewaktu menjalan chemical peeling, kulit akan terasa seperti disengat. Selanjutnya akan terasa lebih dingin setelah dikompres dengan air dingin.

Efek dari perawatan tergantung pada level pengobatan yang dipakai
Pada perawatan mild-peeling, kulit akan menjadi kemerahan dan bisa bertahan sampai tujuh hari. Bila ingin melanjutkan perawatan sebaiknya dilakukan setelah satu sampai empat minggu kemudian.
Sementara perawatan medium-depth akan menyebabkan pembengkakkan pada kulit yang bertahan sampai dua minggu. Perawatan selanjutnya (bila perlu) dilakukan setahun kemudian.

Hasil yang dijanjikan Chemical Peeling adalah berubahnya warna kulit menjadi lebih terang. Pasalnya, pasien terus mengkonsumsi obat-obatan yang akhirnya menyebabkan adanya proses perubahan pigmentasi.  Resiko lainnya adalah adanya bekas luka tipis yang akan ditangani lebih lanjut oleh dokter dan biasanya menghasilkan kualitas kulit yang lebih baik dari sebelumnya. Untuk pasien dengan sejarah penyakit kulit seperti herpes, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dan akan ada obat yang harus dikonsumsi terlebih dahulu.

sumber : sehatplus.com